Pendampingan Kelas Ibu Balita Dalam Upaya Menurunkan Masalah Gizi

Authors

  • I Rai Ngardita Program Studi Diploma Tiga Gizi, Jurusan Gizi Poltekkes, Poltekkes Kemenkes Jayapura, Jayapura, Indonesia
  • Sanya Anda Lusiana Program Studi Diploma Tiga Gizi, Jurusan Gizi Poltekkes, Poltekkes Kemenkes Jayapura, Jayapura, Indonesia
  • Ratih Nurani Sumardi Program Studi Diploma Tiga Gizi, Jurusan Gizi Poltekkes, Poltekkes Kemenkes Jayapura, Jayapura, Indonesia
  • Sri Wahyuni Program Studi Diploma Tiga Kebidanan, Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Jayapura, Jayapura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amjpm.v5i2.540

Keywords:

Pendampingan Kelas Ibu Balita, Pertumbuhan Anak, Perkembangan Anak

Abstract

Masalah gizi kurang dan stunting masih menjadi isu utama di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Ria, Kota Jayapura. Upaya penanggulangan melalui kelas ibu balita telah dilaksanakan, namun belum mampu menjangkau seluruh sasaran balita dengan masalah gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu menurunkan angka gizi kurang dan stunting melalui peningkatan pengetahuan ibu, praktik pemberian makan balita, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. Metode yang digunakan adalah pendampingan kepada kader dalam pelaksanaan kelas ibu balita. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei hingga November 2024 di Kelurahan Tanjung Ria. Peserta terdiri dari 10 ibu yang memiliki balita usia 6–24 bulan dengan masalah gizi tanpa penyakit penyerta berat. Intervensi dilakukan melalui tiga kali pertemuan tatap muka dengan metode ceramah dan praktik. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan ibu meningkat dari 4±1,95 menjadi 5,7±1,55, dengan peningkatan sebesar 1,7 poin. Selain itu, seluruh balita mengalami peningkatan berat badan, dan satu balita mengalami perbaikan status gizi. Asupan dan pola makan anak juga mengalami peningkatan, serta seluruh balita menunjukkan status pertumbuhan yang baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa kelas ibu balita efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu, praktik pemberian makan, dan berat badan anak. Disarankan agar ibu balita tetap termotivasi untuk rutin mengunjungi posyandu guna memantau pertumbuhan anak, serta terus melakukan stimulasi perkembangan untuk mendukung kemampuan motorik anak sesuai dengan usia.

References

Andayani, R. P., & Afnuhazi, R. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada balita. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 5(2), 41–48.

Dewi, E. R., Fauziah, D., Sari, F., Purnamasari, E., Pangaribuan, I. K., & Linda, R. (2025). Peran kelas ibu balita sebagai media edukasi dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan stunting di Puskesmas Ketol. Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 4(2), 64–71. Retrieved from https://itscience-indexing.com/jurnal/index.php/healthcaring/article/view/6413

Dungi, Y., Abdul, F., Lesawengen, A. P., Latif, K. S., Gaib, S., Mamengko, V. V., et al. (2025). Edukasi dan pemberian makanan bergizi sebagai strategi pencegahan stunting di Desa Bilungala Utara. Room of Civil Society Development, 4(5), 826–838. https://doi.org/10.59110/rcsd.762

Erika, R., & Utami, A. B. (2025). Peran psikoedukasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang pengelolaan emosi anak di kelas ibu balita. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 9290–9298. Retrieved from https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/2642

Gunawan, M., Pranayama, K. A., & Pratama, S. R. (2017). Perancangan board game gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) untuk anak usia 6–10 tahun. Jurnal Desain Komunikasi Visual Adiwarna, 1, 1–10.

Ilmayanti, N., Julia, H., Zuraidah, Z., & Sari, K. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita. Jurnal Keperawatan, 15(2), 74–85. https://doi.org/10.59870/w2e2sx18

Indrayani, D., Legiati, T., & Hidayanti, D. (2019). Kelas ibu balita meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam stimulasi tumbuh kembang. Jurnal Kesehatan Prima, 13(2), 115–121. https://doi.org/10.32807/jkp.v13i2.240

Jamilah, P. N. S., Asih, S. W., & Wahyuni, S. (2025). Hubungan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan stunting pada balita (usia 0–2 tahun) di Puskesmas Tamanan Bondowoso. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(4), 181–189. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/11798

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Pedoman pelaksanaan kelas ibu balita. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestyasari, B., & Meiyuntariningsih, T. (2025). Efektivitas psikoedukasi untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang masalah perilaku makan anak di kelas ibu balita. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(11), 3127–3131. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i11.4903

Malatuzzulfa, N. I. (2018). Hubungan antara pengetahuan dengan keaktifan ibu dalam mengikuti kelas ibu balita. Midwifery Journal of STIKes Insan Cendekia Medika Jombang, 15(1), 55–62.

Mohamad, T. S., Kadir, S., & Nurfadillah, A. R. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Tilongkabila Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(11), 6937–6949. Retrieved from https://www.jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/9185

Piana, D., Ernawati, E., & Intan, Z. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap pemberian makanan terhadap status gizi balita di Puskesmas Saketa. Jurnal Kebidanan, 15(2), 38–44. https://doi.org/10.33486/jurnalkebidanan.v15i2.308

Retnowati, Y., & Febrianti, S. (2025). Hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan ibu pada kelas ibu balita di Puskesmas Long Loreh Kabupaten Malinau. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 8(2), 443–451.

Runjati, R., Hardjanti, T. S., Hasna’Atifah, S. D., & Abadi, N. (2025). Peningkatan kapasitas ibu balita melalui kelas ibu balita plus coping skill training untuk pencegahan stunting di Kelurahan Kedung Kelor, Tegal. LINK, 21(2), 161–171. https://doi.org/10.31983/link.v21i2.14082

Sapariah, A., & Afrianti, F. (2025). Kontribusi kader posyandu terhadap partisipasi ibu balita dalam kegiatan posyandu. Caring: Jurnal Keperawatan Al-Ikhlas, 2(1), 1–8. Retrieved from https://journal.akper-alikhlas.or.id/index.php/caring/article/view/134

Siahaan, E. M. (2022). Hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan tenaga kesehatan dengan partisipasi ibu dalam kelas ibu balita. SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia, 1(3), 145–150. https://doi.org/10.53801/sjki.v1i3.36

Sitompul, E. S., & Simbolon, J. L. (2025). Edukasi pendampingan pentingnya ASI eksklusif dan MP-ASI dalam mencegah stunting. Jurnal Kesehatan Pengabdian Masyarakat, 8(7), 3330–3338. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i7.20244

Sutaip, S. S. S., Yusuf, A. M., Lianto, E. D., & Giyantolin, G. (2025). Upaya pencegahan gizi kurang dan stunting melalui peningkatan pengetahuan kepada ibu balita di Desa Tegalwulung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Kreatif, 1(4), 141–148. Retrieved from https://ojs.gelcipnus.org/index.php/jpmik/article/view/123

Veftisia, V., & Khayati, Y. N. (2025). Peran keikutsertaan ibu dalam kelas ibu balita terhadap pengetahuan dan sikap pemberian makan bayi dan anak (PMBA). Journal of Holistics and Health Sciences, 7(2), 318–333. Retrieved from https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/jhhs/article/view/604

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Ngardita, I. R., Lusiana, S. A., Sumardi, R. N., & Wahyuni, S. (2026). Pendampingan Kelas Ibu Balita Dalam Upaya Menurunkan Masalah Gizi . Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 280–287. https://doi.org/10.53770/amjpm.v5i2.540