Jajanan Sehat Untuk Pencegahan Anemia Dan Stunting Pada Remaja

Authors

  • Yunida Turisna Octavia Fakultas Pendidikan Vokasi, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Julia M. Siahaan Fakultas Pendidikan Vokasi, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Ernawati Barus Fakultas Pendidikan Vokasi, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Evelina Sihombing Fakultas Pendidikan Vokasi, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Mega D. Saragih Fakultas Pendidikan Vokasi, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amjpm.v2i2.161

Keywords:

Stunting, Snacks, teenagers

Abstract

Jajanan adalah makanan yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan tempat-tempat keramaian umum lainya. Dampak negatif jangka panjang yang ditimbulkan dari jajanan tidak sehat salah satunya adalah kemungkinan terjadinya anemia dan stunting. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang jajanan sehat dalam mencegah anemia dan stunting kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan menggunakan metode observasi dan wawancara langsung yang dilaksanakan di SMP Swasta Cenderamata Kecamatan Medan Denai Kota Medan. Penyuluhan dilakukan anggota berjumlah 6 orang yang terdiri dari 2 oarang Dosen, dan 4 orang mahasiswa Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa siswa yang paham tentang jajanan sehat sebelum dilakukan penyuluhan  ditemukan sebanyak 26 siswa (87%) yang belum dan sebanyak 4 siswa (13%) yang paham. Sedangkan setelah dilakukan penyuluhan terdapat adanya peningkatan dimana ditemukan sebanyak 28 siswa (93%) yang paham dan sebanyak 2 siswa (7%) yang belum paham. Disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan siswa tentang jajanan sehat dalam mencegah anemia dan stunting. Kegiatan ini diharapkan dapat berkembang dan terlaksana secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat mencakup kepada masyarakat luas.

References

Agustini, N. P., Kusumajaya, A. N., & Puryana, I. G. S. (2019). Pelatihan Pengolahan Jajanan Sehat Anak Sekolah kepada UMKM Makanan Jajanan Di Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar. Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat, 1(2), 73-80.

Akbar, H., Alexander, N., Paundanan, M., & Agustin, A. (2021). Hubungan pengetahuan dengan sikap orang tua dalam memilih jajanan sehat pada siswa di SDN 1 Upai Kecamatan Kotamobagu Utara. Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 24-29.

Alamsyah, A., Oktavia, J., Rista, T. J., & Hidayahti, T. (2021). Preventif TB Paru Melalui Pengobatan, Informasi dan Edukasi Kepada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 1(1), 1-9. https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss1.896

Anggraini, W., Betrianita, & Yanuarti, R. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Frekuensi Konsumsi Makanan Jajanan. Jurnal Kesmas Asclepius, 1(1), 1–13.

Briawan, D. (2016). Perubahan Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Jajanan Anak Sekolah Dasar Peserta Program edukasi pangan jajanan. Jurnal gizi dan pangan, 11(3), 201–210.

Mavidayanti, H. (2016). Kebijakan Sekolah dalam Pemilihan Makanan Jajanan pada Anak Sekolah Dasar. JHE (Journal of Health Education), 1(1), 71–77. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jhealthedu/

Mirayanti, N. ketut A., Sukraandini, K. ., Subhaktiyasa, P. G. ., Citrawati, N. K. ., & Candrawati, S. A. K. . (2022). Education on Stunting Prevention and Parenting Management in Fulfilling Nutrition in Toddlers Through Complementary Therapeutic Approaches: Edukasi Pencegahan Stunting dan Manajemen Pola Asuh dalam Pemenuhan Nutrisi pada Balita Melalui Pendekatan Terapi Komplementer. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 90–94. https://doi.org/10.53770/amjpm.v1i2.88

Naningsih, H. ., Anwar, K. K., & Aswita, A. (2022). Development of Cadres of Integrated Health Service Centers (Posyandu) in Stunting Prevention: Pembinaan Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 68–72. https://doi.org/10.53770/amjpm.v1i2.75

Nurbiyati, T., & Wibowo, A. H. (2019). Pentingnya memilih jajanan sehat demi kesehatan anak. Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan, 3(3), 192–196.

Rahmi, S. (2018, April). Cara memilih makanan jajanan sehat dan efek negatif yang Ditimbulkan apabila mengkonsumsi makanan jajanan yang Tidak sehat bagi anak-anak Sekolah dasar. In Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian,1(1), pp. 260-265.

Ramadhani, D. A., & Kurniasari, R. (2022). Literature Review: Pengaruh Media Komunikasi Terhadap Keamanan Makanan Jajanan Pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(5), 41-44. https://doi.org/10.5281/zenodo.6408379

Saleh, A. S., Hasan, T. ., & Saleh, U. K. S. (2023). Edukasi Penerapan Gizi Seimbang Masa Kehamilan Berbasis Pangan Lokal Sebagai Pencegahan Stunting. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 49–53. https://doi.org/10.53770/amjpm.v2i2.129

Sandy, D. M. (2022). Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Kehamilan Resiko Tinggi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 465–469. https://doi.org/10.52523/khidmah.v4i1.377

Sulfiani, S., & Thayeb, A. M. D. R. (2023). Edukasi Memilih Jajanan Sehat Bebas Boraks Pada Siswa Sekolah Dasar Inpres Kampus IKIP Makassar. Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 2(1), 228-233.

Sumarni, N., Rosidin, U., & Sumarna, U. (2020). Penyuluhan Kesehatan tentang Jajanan Sehat di Sekolah Dasar Negeri Jati III Tarogong Kaler Garut. Jurnal Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 289-297.

Downloads

Published

2022-02-28

How to Cite

Octavia, Y. T. ., Siahaan, J. M. ., Barus, E., Sihombing, E., & Saragih, M. D. (2022). Jajanan Sehat Untuk Pencegahan Anemia Dan Stunting Pada Remaja. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 123–127. https://doi.org/10.53770/amjpm.v2i2.161