Formulasi Dan Uji Aktivitas Sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima merr )

Formulasi Dan Uji Aktivitas Sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima merr )

Penulis

  • Arifuddin Yunus Program Studi Diploma III Farmasi, STIKES Salewangang Maros, Indonesia
  • Fajrul Fhalag Baso Program Studi Diploma III Farmasi, STIKES Salewangang Maros, Indonesia.
  • Waode Fefen Nurmalah Program Studi Diploma III Farmasi, STIKES Salewangang Maros, Indonesia
  • Musliha Mustary Program Studi Diploma III Farmasi, STIKES Salewangang Maros, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amhj.v1i4.90

Kata Kunci:

Gel Hand Sanitizer Ekstrak kulit Jeruk Bali (citrus maxima merr), Uji fisik dan uji antiseptik

Abstrak

Hand sanitizer merupakan salah satu bahan antiseptik berupa gel yang sering digunakan masyarakat sebagai media pencuci tangan yang praktis. . Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah kulit Jeruk Bali  (citrus maxima merr). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antiseptik didalam formula hand sanitizer ekstrak etanol kulit Jeruk Bali.  Proses ekstraksi kulit Jeruk Bali dilakukan dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dan dibuat menjadi gel hand sanitizer menggunakan Carbomer, Tea, Nipagin, Propylenglikol dan Aquadest, dibuat IV formula dengan kosentrasi bahan aktif 0,5%, 1%, dan 1,5%, 2%. dilakukan Uji Organoleptis, Diameter daya sebar, Ph, dan Homogenitas. Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak etanol kulit Jeruk Bali (citrus maxima merr) dapat berfungsi sebagai antiseptik , konsentrasi 1% memiliki zona hambat paling besar dibandingkan dengan ketiga konsentrasi tersebut. Golongan senyawa kimia yang terdapat didalam ekstrak kulit Jeruk Bali (citrus maxima merr) yaitu flavonoid, tanin.

 

Referensi

Amarta, W. (2018). Uji Aktivitas Antibakteri Gel Hand Sanitizer Ekstrak Etanol Daun Stevia (Stevia Rebaudiana Bertoni) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus ATCC 25923. Skripsi. Universitas Setia Budi, Surakarta.

Garg, A., Aggarwal, D., Garg, S., & Singla, A. K. (2002). Spreading of semisolid formulations: an update. Pharmaceutical Technology North America, 26(9), 84-84.

Kurniawan, D. E. (2012). Perbedaan Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Media Visual Dan Media Audiovisual Terhadap Perubahan Sikap Membuang Sampah Pada Siswa Di Smpn 1 Balung Kabupaten Jember. Skripsi: Universitas Brawijaya.

Lauren, A. T. (2006). Cosmetic Formulation of Skin Care Products. New York: Taylor and Francis Group.

Levin, J., Hiward, I., & Maibach. (2001). Human Skin Buffering Capacity: An Overview. New York: Marcel Dekker Inc.

Maharani, S. (2012). Pengaruh pemberian larutan ekstrak siwak (Salvadora persica) pada berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan Candida albicans. Skripsi. Dipublikasikan, Semarang. Universitas Diponegoro

Rafsanjani, M. K., & Putri, W. D. R. (2014). Karakterisasi Ekstrak Kulit Jeruk Bali Menggunakan Metode Ultrasonic Bath (Kajian Perbedaan Pelarut Dan Lama Ekstraksi)[In Press September 2015]. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(4), 1473-1480.

Rezki, D., Ahmad, F., & Gusnidar, G. (2007). Ekstraksi Bahan Humat dari Batubara (Subbituminus) dengan Menggunakan 10 Jenis Pelarut. Jurnal Solum, 4(2), 73-80.

Thavanapong, N. (2006). The essential oil from peel and flower of “Citrus Maxima”. Thesis. Master of Pharmasy, Silpakorn University.

Tranggono, R. I., & Latifah, F., (2010). Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Diterbitkan

2022-03-31

Cara Mengutip

Yunus, A., Baso, F. F. ., Nurmalah, W. F. ., & Mustary, M. . (2022). Formulasi Dan Uji Aktivitas Sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima merr ): Formulasi Dan Uji Aktivitas Sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima merr ). Ahmar Metastasis Health Journal, 1(4), 129–136. https://doi.org/10.53770/amhj.v1i4.90