Pengaruh Senam Disminore Terhadap Penurunan Nyeri pada Mahasiswi Kebidanan
Pengaruh Senam Disminore Terhadap Penurunan Nyeri pada Mahasiswi Kebidanan
DOI:
https://doi.org/10.53770/amhj.v1i1.4Kata Kunci:
Senam, Disminorea, Mahasiswi KebidananAbstrak
Pendahuluan: Dampak dismenore dapat mengganggu dan mempengaruhi aktivitas mahasiswi sehari-hari. Dismenore menyebabkan 14% pasien remaja sering mangkir dari sekolah dan tidak menjalankan aktivitas sehari-hari. Dismenorea yang parah pada wanita bisa berdampak tidak bisa melakukan aktivitas apapun, sehingga akan menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam disminore terhadap penurunan nyeri pada mahasiswi kebidanan institut kesehatan Mitra Bunda. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol non ekuivalen. Besar sampel yang dibutuhkan untuk kelompok perlakuan dan kelompok kontrol adalah n = 16 responden. Berdasarkan antisipasi terjadinya drop out dalam proses penelitian, maka peneliti menambah jumlah sampel sebesar 10%. Oleh karena itu, jumlah sampel yang dibutuhkan adalah 16 + 1,6 = 17,6 atau n = 18 responden. Hasil: Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,006, α = 0,05 (p <α) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara senam dismenore terhadap penurunan dismenore pada mahasiswi Diploma Tiga Kebidanan Kesimpulan: Informasi tentang manfaat senam dismenore sebagai pengobatan nyeri haid perlu dioptimalkan agar dapat memberikan wawasan yang luas bagi mahasiswi.
Referensi
Anurogo, D., & Wulandari, A. (2011). Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid. Yogyakarta: Andi.
Diana, I. (2013). Pengaruh Senam Dismenore terhadap Intensitas Nyeri Haid pada Remaja di SMA Negeri 2 Surabaya. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga.
Dinas Kesehatan Kota Batam. (2018). Profil Kesehatan Kota Batam Tahun 2018. Batam: Dinas Kesehatan Kota Batam.
Ismarozi, D., Utami, S., Novayelinda R. (2015). Efektivitas Senam Dismenore Terhadap Penanganan Nyeri Haid Primer Pada Remaja. Jurnal Online Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau, 2(1), 820-827.
Manuaba, I.B.G. (2010). Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana. Jakarta: EGC.
Morgan & Hamilton. (2009). Obstetri dan Ginekologi Panduan Praktik. Jakarta : EGC.
Novadela, N. I. T., Rosmadewi, R., & Wahyuni, E. (2017). Pengaruh Senam Dismenore Terhadap Tingkat Dismenore Pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 10(1), 65-70.
Marlinda, R., Rosalina & Purwaningsih, P. (2013). Pengaruh Senam Dismenore Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Putri Di Desa Sidoharjo Kecamatan Pati. Jurnal keperawatan maternitas, 1(2), 118–123.
Nuraeni, N. (2017). Pengaruh Senam Dismenore Terhadap Penurunan Nyeri Pada Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Bidan, 2(1), 25-32.
Nurjanah, I., Yuniza, Y., & Iswari, M. F. (2019). Pengaruh Senam Dismenore Terhadap Penurunan Nyeri Menstruasi Pada Mahasiswi Asrama Stikes Muhammadiyah Palembang. Syifa'MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 10(1), 54-61.
Putri, S. A., Yunus, M., & Fanani, E. (2017). Hubungan antara nyeri haid (dismenore) terhadap aktivitas belajar pada siswi kelas XI SMA Negeri 52 Jakarta. Preventia: The Indonesian Journal of Public Health, 2(2), 85-92.
Sari, W. P., & Handayani, D. (2018). Pravalensi Penggunaan Obat Anti-Inflamasinon-Steroid (OAINS) Pereda Dismenore di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Palembang. Majalah Kedokteran Sriwijaya, 50(3), 154–165.
Susanti, R. D., Utami, N. W., & Lasri, L. (2018). Hubungan Nyeri Haid (Dysmenorrhea) dengan Aktivitas Belajar pada Remaja Putri MTs Muhammadiyah 2 Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 3(1), 144-152.
Wulandari, A., Rodiani, & Sari, R. D. P. (2018). Pengaruh Pemberian Ekstrak Kunyit (Curcuma longa linn) dalam Mengatasi Dismenorea. Jurnal Majority, 7(2), 193-197.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Ahmar Metastasis Health Journal

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



