Gambaran Ulkus Diabetik dan Tingkat Kecemasan Pasien Diabetes Mellitus di Bone Wound Care Centre

Penulis

  • Muhammad Basri Program Studi D-III Keperawatan, Akademi Keperawatan Batari Toja, Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Kistan Kistan Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan, Universitas Sipatokkong Mambo, Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Sukmawati Sukmawati Program Studi S-1 Keperawatan, Bone Wound Care Centre, Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amhj.v3i3.235

Kata Kunci:

Ulkus Diabetik, Kecemasan, Diabetes Mellitus

Abstrak

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronik yang dapat menyebabkan kompilkasi jika tidak di kelolah dan dirawat dengan baik. selain menyebabkan gangguan pada fisik juga dapat mengganggu psikologis penderita salah satunya adalah kecemasan yakni kekhawatiran yang muncul secara berlebihan berakitan dengan kejadian yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran ulkus diabetic dan tingkat kecemasan pasien yg dirawat di Bone Wound Care Centre. Penelitian ini menggunakan metode Deskriktif kuantitatif dengan pengambilan sampel penelitian menggunakan total sampling dengan jumlah 39 responden. Instrumen yg digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat frekuensi dan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 16 (41%) responden dengan ulkus diabetic beregenerasi dan terdapat 23 (59%) responden dengan ulkus diabetic tidak beregenerasi dan terdapat 12 (30,8%) responden yang mengalami kecemasan ringan, 16 (41%) responden mengalami kecemasan sedang dan 11 (28,2%) responden mengalami kecemasan berat. kesimpulan dari penelitian ini yaitu Pasien Diabetes Mellitus umumnya memiliki risiko mengalami kecemasan baik paien Ulkus diabetic dengan beregenerasi maupun yang tidak beregenerasi. Untuk itu, perlu adanya perawatan kaki dan pengelolaan luka yang baik dengan tetap memperhatikan psikologis pasien seperti memberikan penjelasan dan dukungan terkait dengan proses perawatan kaki dan penyakit yg diderita oleh pasien.

Referensi

Adri, K., Arsin, A., & Thaha, R. M. (2020). Faktor risiko kasus diabetes mellitus tipe 2 dengan ulkus diabetik di rsud kabupaten sidrap. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim, 3(1).

Angriani, S. (2020). Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe Ii Di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(2), 102-106.

Badaria, H., & Astuti, Y. D. (2004). Religiusitas dan penerimaan diri pada penderita diabetes melitus. Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 9(17), 21-30.

Basri, M., Najman, N., & Kistan, K. (2023). Pemeriksaan dan Perawatan Spa Kaki Diabetik Bagi Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Resiko Luka Pada Kaki: Care, Diabetic Foot, Diabetes Mellitus. Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 6(2), 59-65.

Detty, A., Fitriyani, N., Prasetya, T., & Florentina, B. (2020). Karakteristik Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 258-264. doi: https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.261

Eka Fitria, E., Abidah Nur, A., Nelly Marissa, N., & Nur Ramadhan, N. (2017). Karakteristik Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Mellitus di RSUD dr. Zainal Abidin dan RSUD Meuraxa Banda Aceh. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(3), 153-160.

Jannah, R. J., Jatimi, A., Azizah, M. J., Munir, Z., & Rahman, H. F. (2020). Kecemasan pasien : A systematic review. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 11(2), 33-37.

Jauhari, J. (2016). Dukungan Sosial Dan Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus. The Indonesian Journal of Health Science, 7(1).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Waspada diabetes. Jakarta Selatan: Pusat Data dan Informasi Kemenkes Republik Indonesia.

Rahmat, W. P. (2010). Pengaruh konseling terhadap kecemasan dan kualitas hidup pasien diabetes mellitus di Kecamatan Kebakkramat. UNS (Sebelas Maret University).

Ramadhani, Y., & Situmorang, H. (2022). Pengetahuan Perawatan Kaki Dengan Kejadian Ulkus Diabetikum Pada Penderita Dm Tipe Ii Di Puskesmas Darusalam, Medan. Jurnal Mutiara Ners, 5(2), 127-132.

Setiawan, H., Mukhlis, H., Wahyudi, D. A., & Damayanti, R. (2020). Kualitas hidup ditinjau dari tingkat kecemasan pasien penderita Ulkus Diabetikum. Majalah Kesehatan Indonesia, 1(2), 33-38.

Utami, D. T. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien diabetes mellitus dengan Ulkus diabetikum. Riau University.

Wiliyanarti, P. F., & Muhith, A. (2019). Life Experience of chronic kidney diseases undergoing hemodialysis therapy. NurseLine Journal, 4(1), 54-60.

Wright, K., & Ojo, O. (2010). Foot care for residents with type 2 diabetes. Nursing & Residential Care, 12(12).

Diterbitkan

2023-12-31

Cara Mengutip

Basri, M., Kistan, K., & Sukmawati, S. (2023). Gambaran Ulkus Diabetik dan Tingkat Kecemasan Pasien Diabetes Mellitus di Bone Wound Care Centre. Ahmar Metastasis Health Journal, 3(3), 177–181. https://doi.org/10.53770/amhj.v3i3.235