Relationship between nutritional status and immunization status with the incidence of pneumonia in infants
Hubungan Status Gizi Dan Status Imunisasi Dengan Kejadian Pneumonia Pada Bayi
DOI:
https://doi.org/10.53770/amhj.v1i4.92Keywords:
Pneumonia, Nutritional Status, Immunization StatusAbstract
Introduction: Pneumonia is an inflammation of lung parenchyma caused by viruses and bacteria such as S. Pnemoniae, M. Pnemoniae, influenza virus, adenovirus, and so forth. To identify the correlation of nutritional status and immunization status with pneumonia in babies in the working area of Pontap Public Health Center of Palopo. This research employed an analytical survey with cross sectional study approach. The population was babies who visited the working area of Pontap Public Health Center. The samples of 62 babies were taken by using accidental sampling technique. Data consisted of primary data (collected through checklist sheet) and secondary data. The data were processed using Statistical Product and Service Solutions (SPSS) and analyzed through univariate and bivariate statistics using Chi-square test and presented in the frequency distribution table. There was a correlation between nutritional status and pneumonia in babies (p Value = ,001 < ,05) and there was an correlation between immunization status and pneumonia in babies (p Value = ,001 < ,05). There is a correlation between nutritional status and pneumonia in babies in the Working Area of Pontap Public Health Center. There is a correlation between immunization status and pneumonia in babies in the Working Area of Pontap Public Health Center.
Pendahuluan: Pneumonia adalah peradangan parenkim paru yang disebabkan oleh virus dan bakteri seperti S. Pnemoniae, M. Pnemoniae, virus influenza, adenovirus dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Pontap Palopo. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan studi cross sectional. Populasi adalah bayi yang berkunjung ke wilayah kerja Puskesmas Pontap. Sampel sebanyak 62 bayi diambil dengan teknik accidental sampling. Data terdiri dari data primer (dikumpulkan melalui lembar checklist) dan data sekunder. Data diolah dengan menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) dan dianalisis melalui statistik univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Ada hubungan antara status gizi dengan pneumonia pada bayi (p Value = ,001 < ,05) dan ada hubungan antara status imunisasi dengan pneumonia pada bayi (p Value = ,001 < ,05). Ada hubungan antara status gizi dengan kejadian pneumonia pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Pontap. Ada hubungan antara status imunisasi dengan pneumonia pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Pontap.
References
Agussalim. (2012). Hubungan Pengetahuan, Status Imunisasi Dan Keberadaan Perokok Dalam Rumah Dengan Penyakit ISPA Pada Balita Di Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah.1(2).
Dinas Kesehatan Kota Palopo. (2016). Profil Dinas Kesehatan Palopo Tahun 2016. Dinas Kesehatan Kota Palopo.
Domili. M. F. H. (2013). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Global Mongolato.Skripsi: Universitas Negeri Gorontalo.
Efni, Y., Machmud, R., & Pertiwi, D. (2016). Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita di Kelurahan Air Tawar Barat Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(2), 365-370.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Maryunani, A. (2013). Ilmu Kesehatan Anak dalam Kebidanan. Jakarta: TIM.
Prabowo, G. S. (2012). Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Desa Cepokomulyo Wilayah Kerja Puskesmas Gemuh I Kabupaten Kendal. Skripsi. Fakultas Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang.
Ranuh, I. G. N. (2014). Pedoman Imunisasi di Indonesia. Jakarta: Badan Penerbit IDAI.
Sambominanga, P. S., Ismanto, A. Y., & Onibala, F. (2014). Hubungan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Dengan Kejadian Penyakit Ispa Berulang Pada Balita Di Puskesmas Ranotana Weru Kota Manado. Jurnal Keperawatan, 2(2).1-7.
Sefrina. A, & Purnama. S. C. (2012). Mengenal, mencegah, menangani berbagai Penyakit berbahaya bayi dan balita. Jakarta: Dunia Sehat.
Setiawan, R., Ida & Budi. (2010). Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Palasari Kecamatan Ciater Kabupaten Subang. Bandung: Poltekkes Kemenkes Bandung.
Sudarti, & Khoirunnisa, E. (2010). Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi dan Anak Balita. Yogyakarta: Nuha Medik.
Suoth, S., Tandipajung, T., & Kiling, M. (2016). Hubungan Status Gizi Dan Status Imunisasi Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Ratatotok. E-Jurnal Sariputra, 3(2).
Susilaningrum, R., & Utami, S. (2013). Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak: Untuk perawat dan bidan. Jakarta,: Salemba Medika.
Yandova. D. (2011). Hubungan Status Gizi Dan Pemberian ASI Pada Bayi Dengan Kejadian Pneumonia Di Wilayak Kerja Puskesmas Ambacang Kecamatan Kuranji Padang Tahun 2011. Skripsi:Universitas Andalas.
Yuliastuti, E. (2014). Hubungan status gizi dan status imunisasi dengan kejadian ISPA pada balita. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 5(2), 88-98.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Ahmar Metastasis Health Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



