The Relationship of Duration of Use and Type of Contraception with Menstrual Disorders in Contraceptive Acceptors
Hubungan Lama Pemakaian dan Jenis Kontrasepsi dengan Gangguan Menstruasi pada Akseptor KB
DOI:
https://doi.org/10.53770/amhj.v1i4.94Keywords:
Menstrual disorders, duration of use, type of contraceptionAbstract
Introduction: Menstrual abnormalities or commonly referred to as abnormal uterine bleeding are frequent complaints that cause women to come to the doctor or first aid facility. Objective: To determine the relationship between the duration of use and type of contraception with menstrual disorders in the acceptors in the work area of Rangas Local Government Clinic. Mamuju 2021. Method: This research is a quantitative research with analytical survey using cross sectional design approach. The population in this research are all acceptors in the working area of Rangas Local Government Clinic Mamuju Regency !in 202. Samples taken by simple random sampling technique. The number of samples in this study was 36 people with the formula of sampling using lemeshow formula. Data collection through primary data (questionnaire). Data was processed using Statistical Product and Servive Solution (SPSS) and analyzed univariatly and bivariately with chi-square statistical test and presented in frequency table form. Results: There was a long association of use with menstrual disorders in the acceptors (p Value = ,005 <,05) and there was a contraceptive type relationship with menstrual disorders in the acceptors (ρ value = ,045 <,05). Conclusion: There is a long-standing relationship of use and type of contraception with menstrual disorders in birth control casters in the working area of the Rangas Health Center in Mamuju Regency and in 2021.
Pendahuluan: Gangguan menstruasi atau biasa juga disebut dengan perdarahan uterus abnormal merupakan keluhan yang sering menyebabkan perempuan datang berobat ke dokter atau tempat pertolongan pertama. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan lama pemakaian dan jenis kontrasepsi dengan gangguan menstruasi pada akseptor di wilayah kerja puskesmas Rangas kab. Mamuju tahun 2021. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan survey analitik menggunakan pendekatan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua akseptor di wilayah kerja puskesmas Rangas Kabupaten Mamuju Tahun 2021. Sampel yang diambil dengan teknik simple random sampling. jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 36 orang dengan rumus pengambilan sampel menggunakan rumus lemeshow. Pengumpulan data melalui data primer (kuesioner). Data diolah menggunakan Statistical Product and Servive Solution (SPSS). dan dianalisis secara univariat dan bivariate dengan uji statistik chi-square serta disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: ada hubungan lama pemakaian dengan gangguan menstruasi pada akseptor (p Value = ,005 < ,05) dan ada hubungan jenis kontrasepsi dengan gangguan menstruasi pada akseptor (p Value = ,045 < ,05) . Kesimpulan: Terdapat hubungan lama pemakaian dan jenis kontrasepsi dengan gangguan menstruasi pada akseptor KB di wilayah jerja Puskesmas Rangas Kabupaten Mamuju tahun 2021.
References
Anggia, J. N, & Mahmudah. (2012) Hubungan Jenis Dan Lama Pemakaian Kontrasepsi Hormonal Dengan Gangguan Menstruasi Di BPS (Bidan Praktek Swasta) Wolita M.J. Sawong Kota Surabaya. Skripsi: Universitas Airlangga.
Dinas Kesehatan Sulawesi Barat. (2015). Profil kesehatan Sulawesi Barat. Mamuju: Dinas Kesehatan Sulawesi Barat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju. (2016). Profil kesehatan Kabupaten Mamuju. Mamuju: Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju.
Hapsari, R., Herniyatun, & Indrayani, E. (2012). Hubungan Jenis Keluarga Berencana (KB) Suntik Dengan Gangguan Menstruasi Pada akseptor KB Suntik di Bidan Praktek Swasta (BPS) Suhartini Karanganyar Kebumen. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 8(1).17-24.
Iswandiyah, A, W. (2014) Lamanya Menjadi Akseptor Dengan Gangguan Menstruasi Pada Kb Suntik 3 Bulan Di BPM“D” Amd.Keb Desa Ngembeh Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto.
Laely, F. N., & Fajarsari, D. (2011). Perbedaan pengaruh KB Suntik Depo Medroxi Progesteron Asetat (DMPA) dengan KB Implan Terhadap Gangguan Menstruasi di Wilayah Kerja Puskesmas 1 Purwonegoro Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011. Bidan Prada, 2(2).
Munayarokh, M., Triwibowo, M., & Rizkilillah, Z. D. M. (2014). Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik DMPA dengan Gangguan Menstruasi di BPM Mariyah Nurlaili, Rambe Anak Mungkid Tahun 2014. Jurnal Kebidanan, 3(6), 50-56.
Octasari, F., Sarumpaet, S. M., & Yusad, Y. (2015). Hubungan jenis dan lama penggunaan alat kontrasepsi hormonal terhadap gangguan menstruasi pada ibu PUS di Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai Kota Medan Tahun 2014. Gizi, Kesehatan Reproduksi Dan Epidemiologi, 1(3).
Purwoastuti, E & Walyani, E. S. (2015). Panduan Materi Kesehatan Reproduksi Dan keluarga Berencana. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Siahaan, S. C., & Tannus, F. A. (2021). Gangguan Menstruasi Dan Penyebabnya. Prosiding FK: Gerakan Anak Muda Lindungi Reproduksi Indonesia-2021, 1(1).
Varney, H., Kriebs, J. M., & Gegor, C. L. (2007). Buku ajar asuhan kebidanan. Jakarta: EGC.
Winson, N. V. & McDonal, S.( 2014). Kamus kebidanan bergambar. Jakarta: EGC.
Yanti, L. C., & Lamaindi, A. (2021). Pengaruh KB Suntik DMPA Terhadap Gangguan Siklus Menstruasi pada Akseptor KB. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 314-318.
Zulliati, Basir. M, Putri. D. T. (2015). Hubungan Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal Dan Status Gizi Dengan Siklus Menstruasi Di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Ahmar Metastasis Health Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



