Differences in Dental Caries Rates Based on Tooth Brushing Time
Perbedaan Angka Karies Gigi Berdasarkan Waktu Menyikat Gigi
DOI:
https://doi.org/10.53770/amhj.v1i4.151Keywords:
Perilaku, Karies Gigi, Waktu Menyikat GigiAbstract
Introduction: The habit of brushing your teeth is the most important thing in preventing oral health, based on data when brushing your teeth shows that the self-preservation behavior of the Indonesian people in oral health is still very low. This is shown by data that 91.1% of Indonesians have brushed their teeth, but only 7.3% have the right behavior when brushing their teeth. The aim of this study was to determine the difference in dental caries rates on tooth brushing behavior after breakfast and before going to bed at night. This type of research is Explanatory Research with a survey method with a Cross-Sectional approach. The sample in this study were 49 residents of RT10/RW05 Raja Village, Ngabang District, Landak District. The data collected is in the form of data sources obtained directly, by examining the dental caries rate (DMF-T). From the results of the study using the Independent sample test statistic, it was found that the mean / average brushing teeth in the morning after breakfast and before going to bed was 0.22 and the mean / average brushing teeth while bathing was 0.78 and the average difference was 0.56 with an average difference of 0.031, the probability is 0.839, because the probability is greater than 0.05, which means there is no difference in the number of dental caries on the behavior of brushing your teeth after breakfast and before going to bed at night with the behavior of brushing your teeth while bathing in RT10/RW05 Desa Raja , Ngabang District, Landak District. The better the behavior of cleaning teeth, the better the level of dental hygiene and the better the dental caries rate and vice versa. It is recommended for future research to examine the relationship between brushing teeth after breakfast and before going to bed at night.
Pendahuluan: Kebiasaan menyikat gigi merupakan hal yang terpenting dalam pencegahan kesehatan gigi dan mulut, berdasarkan data waktu menyikat gigi menunjukkan bahwa perilaku pelihara diri masyarakat Indonesia dalam kesehatan mulut masih sangat rendah. Hal ini ditunjukkan oleh data bahwa 91,1% penduduk Indonesia sudah menyikat gigi, namun hanya 7,3% yang berperilaku benar dalam waktu menyikat gigi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan angka karies gigi terhadap perilaku menyikat gigi setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam. Jenis Penelitian ini adalah Explanatory Research dengan metode survey dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Warga RT10/RW05 Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak sebanyak 49 orang. Data yang di kumpulkan berupa sumber data yang di peroleh langsung, dengan pemeriksaan angka karies gigi (DMF-T). Dari hasil penelitian menggunakan uji statistik Independent sample test di peroleh mean/rata-rata menyikat gigi pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur adalah 0,22 dan mean/rata-rata menyikat gigi saat mandi adalah 0,78 dan selisih rata-rata 0,56 dengan perbedaan rata-rata 0,031, probabilitasnya 0,839, karena probabilitasnya lebih besar dari 0,05 yang artinya tidak ada perbedaan angka karies gigi terhadap perilaku menyikat gigi setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam dengan perilaku menyikat gigi saat mandi di RT10/RW05 Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Semakin baik perilaku membersihkan gigi semakin baik tingkat kebersihan gig dan semakin baik pula angka karies gigi dan begitu pula sebaliknya. Disarankan untuk penelitian selanjutnya meneliti terkait tentang hubungan menyikat gigi setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam.
References
Arici, S., Alkan, A., & Arici, N. (2007). Comparison of different toothbrushing protocols in poor-toothbrushing orthodontic patients. The European Journal of Orthodontics, 29(5), 488-492. https://doi.org/10.1093/ejo/cjm038
Budiharto, E. (2008). Metodologi penelitian kesehatan dengan contoh bidang ilmu kesehatan gigi. Jakarta: EGC.
Chumbley, J. & Walters, C. (2003). Merawat Gigi. Jakarta: Erlangga.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2007). Pendidikan Kesehatan Gigi. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Hockenberry, M. J., Wilson, D., Winkelstein, M., & Kline, N. E. (2007). Nursing care of infants and children. St Louis, MO: Mosby Elsevier.
Kawuryan, U. (2008). Hubungan Pengetahuan Tentang kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi anak SDN Kleco II Kelas V dan VI Kecamatan Laweyan Surakarta. Skripsi Thesis. Universitas Muhammadiyah Surakarta
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Listiono. B. (2012). Kesehatan gigi dan mulut. Tanggerang: Litbang
Riyanto, A. (2011). Metologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuba Medika.
Sriyono, N. W. (2005). Pengantar Ilmu kedokteran Gigi Pencegahan. Yogyakarta: Medika-Fakultas Kedokteran UGM
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Ahmar Metastasis Health Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



